Dimulai pada Juni 2019, Haitian Culture telah berhasil memperkenalkan lampion-lampion tersebut ke kota terbesar kedua di Arab Saudi—Jeddah, dan sekarang ke ibu kotanya, Riyadh. Acara jalan malam ini telah menjadi salah satu aktivitas luar ruangan paling populer di negara Islam terlarang ini dan merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.
Tim Haiti mengatasi banyak kesulitan, hanya dalam 15 hari, 16 kelompok "kembali ke alam liar, merangkul alam" berhasil diselenggarakan tepat waktu. Melihat arus wisatawan yang terus mengalir, walikota pun memuji. "Anda tidak hanya membawa seni oriental yang indah ke Riyadh, tetapi juga mentransfer semangat kerja keras orang Tiongkok ke negara-negara Arab yang jauh."
Waktu posting: 20 April 2020